DELAPAN PRINSIP JIKA INGIN JADI ISTRI KEDUA

0
32393

DELAPAN PRINSIP JIKA INGIN JADI ISTRI KEDUA

Oleh: Ustad Perdana Akhmad Lakoni

Ayahku Akhmad Lakoni dan Ibu pertamaku Indriyana Ummu Perdana pada satu kesempatan memanggil saya secara pribadi dan menasihati saya.

“Anakku…. Ayah mau menasihati bagaimana seharusnya syarat kriteria seorang istri kedua jika ingin langgeng sebuah keluarga yang berpoligami, Ibu Mudamu Asmawati Ummu Umar sudah sukses meluluhkan hari ibumu hingga sampai sekarang rumah tangga ayah sukses dan semuanya bisa rukun”

fb_img_1475371320110

“Anakku…. ada beberapa kriteria yang harus bisa dipenuhi oleh R2 jika ingin sukses berpoligami”

Poinnya adalah :

1. Sanggup prihatin dan tidak banyak menuntut dalam waktu tertentu

R2 baru saja menjadi bagian keluarga besar suaminya, maka lihat kondisi suami apakah sudah mampu memenuhi semua kebutuhan yang sangat besar (Rumah dan kendaraan pribadi dll) ataukah suaminya tidak terlampau kaya. Jika suami hidupnya sederhana maka prihatinlah sebagaimana R1 (istri pertama) dulu juga prihatin sewaktu baru menikah dengan suaminya.

2. Sanggup untuk mengalah dan menghindari keributan baik dengan R1 maupun dengan suami

R2 orang yang baru hadir dikehidupan suami yang dulu hanya bersama R1, maka dituntut R2 bisa memaklumi bahwa R1 memerlukan adaptasi yang cukup lama agar bisa menerima keberadaan madunya. Ibumu saja butuh waktu 5 tahun hingga bisa menerima dengan iklas dan bisa rukun dengan madunya dan tidak ada lagi keributan apapun. R2 dituntut bisa mengambil hati kakak madunya dengan sikapnya yang sopan dan bisa menjaga perasaan R1 dalam beberapa keadaan. Jika R1 marah marah bersabarlah jangan ditanggapi tunjukkan akhlak kita yang sempurna sebagaimana wanita sholeha.

3. Sanggup bersabar dan tawakal juga Mudah bersyukur

berumah tangga menjadi R2 butuh kesabaran yang tinggi sebab ada waktunya tidak bertemu suami, ada waktunya kekurangan finansial ada waktunya menyaksikan kemesraan suami bersama R1 dan R2 harus benar benar bisa mengelola emosinya dengan baik. Syukuri saja bahwa R2 menerima rahmat dari Allah baru sebatas yang dia punyai Insya Allah nanti akan Allah tambah hikmat itu.

4. Patuh dan ta’at pada suami

Suami adalah kepala rumah tangga yang seorang istri wajib patuh dan ta’at pada suami dalam perkara yang tidak melanggar syariat. jika suami memberikan satu arahan atau perintah selama tidak melanggar hukum syariat harus dita’ati

5. Bisa mengambil hati suami dan membuat nyaman suami

Jika ada satu permasalahan, R2 harus mampu bisa menjaga perasaan suami dan tidak membuatnya marah atau bisa menghindarkan dari sikap dan prilaku yang bisa membuat suami marah. Bertutur kata yang baik , sopan dan santun saat diskusi atau bertukar pikiran.

6. Berbaik sangka dalam setiap peristiwa hidup

R2 menjadi istri kedua tentunya sudah ditakdirkan Allah, maka penuhilah tanggup jawab menjadi R2 yang baik jangan mengeluh dan menyesali kenapa jadi R2 (sebab itu suda takdir Allah) sebab saat dia menikah tentunya sudah menyadari resiko jadi R2.

7. R2 bisa meyakinkan R1 bahwa dirinya bukan ancaman

Buat R1 merasa nyaman dengan R2 dan R2 harus bisa membuktikan bahwa dirinya bukan ancaman bagi R1 justru bisa saling bersinergi dan membantu R1 mengurus suami.

8. Bisa menjaga harga diri dan kehormatan suami

Simpan aib dan cela suami jangan mengumbarnya kebanyak orang walau untuk curhat sekalipun apalagi dimedia sosial, lebih baik curhat kepada Allah.

Jangan pernah memarahi suami atau mengamuk karena satu persoalan lalu menjadi tontoan banyak orang yang bisa menjatuhkan harga dirinya dan kehormatan suami.

Jika engkau mencari R2, engkau wajib anakku untuk menjelaskan 8 poin ini pada calon istri keduamu, Jika calonmu tidak sanggup memenuhinya maka tinggalkanlah dia sebab hanya akan menimbulkan mudharat yang besar bagi keluargamu….. Carilah calon istri yang sanggup hidup dengan memegang teguh 8 prinsip menjadi istri kedua… (Jika ada yang sudah terlanjur menikahi istri kedua didiklah istri kedua agar bisa melakukan 8 prinsip ini)

Sayapun tercenung…. tidak menjawab tidaklah semudah itu membina rumah tanggal yang berpoligami jika salah pilih bukan syurga didapatkan tapi neraka dunia yang memusingkan

Wallahu a’lam…

LEAVE A REPLY