Merasa Dizalimi, Abu Janda Ngamuk dengan Facebook

0
212

Facebook menghilangkan akun Permadi Arya sebab masuk dalam sindikat grup Saracen. Permadi tak terima sebab dia merasa tak masuk dalam kelompok tersebut, makanya dia menempuh jalur somasi.

Permadi memberi waktu kepada Facebook selama 4 hari kerja untuk memenuhi tuntutannya yakni pertama membersihkan namanya dari Saracen dan selanjutnya, menghidupkan kembali akun dan fanspage-nya yang telah diblokir Facebook.

“Jadi jangan macam-macam juga Facebook ini. Jangan anggap remeh. Hukum formalnya kuat dan ini lawannya enggak main-main, meski secara kasus ini kuat,” ujarnya kepada VIVA, Jumat 8 Februari 2019.

Pertarungannya melawan Facebook, dia menganggap, sebagai kekuatan yang tak seimbang. Korporasi melawan pribadi. Permadi memosisikan kondisinya saat ini menjadi korban kezaliman Facebook, yang menurutnya asal saja memblokir akun.

Meski mengakui lawannya adalah kelas berat, tetap saja Facebook akan digugat atas aturan hukum Indonesia.

“Ini memang ibarat David lawan Goliat, melawan raksasa korporasi asing. Ini jangan salah ya, banyak persepi yang menarik di sini. Saya ini adalah WNI yang dirugikan, dizalimi asing,” katanya.

Dia menjelaskan, untuk itu tim pengacaranya punya siasat memenangkan dukungan publik supaya Permadi punya kans menang di pengadilan nanti.

LEAVE A REPLY