Anak muda dalam GELOMBANG Peradapan

0
147

WARASMEDIA.COM

Oleh : Hahyudin hasan harahaP LC

Siapa itu anak muda. Dan seberapa besar peran mereka dalam merangkai gelombang sejarah dizamannya masing – masing ?. Itulah yang akan kami ulas pada Kamis yang berkah ini.

Jika ditinjau dari prespektif psikologi Islam. Islam membagi tahapan – tahapan manusia itu menjadi beberap marhalah, strata atau tingkatan berdasarkan umur dan kematangan mental dan psikologi nya.

PERTAMA.

Islam menamai manusia itu As Shobiyyu : Bayi atau orang Indonesia akrab menyebutnya balita ( bayi lima tahun ). Dalam tahapan ini sibayi mungil itu hampir 100 % masih tergantung dengan orang lain, terutama orang tuanya dan orang yang ada disekelilingnya. Kisaran usianya kurang adalah 9 bulan – 5 Tahun. Kami sebutkan 9 bulan bulan bukan Nol. Karena kami meyakini sebelum ia lahir bayi itu sudah hidup dalam kandungan ibunya.

KEDUA.

Islam menamai manusia itu Al Gulaam atau Athfaal. Artinya anak kecil. Kisaran usianya adalah 5 – 10 tahun. Dalam fase ini manusia sudah muali bisa melakukan keinginannya, akan tetapi masih ada ketergantungan dengan orang lain. Misalnya dalam memenuhi sandang, pangan, dan papan dan jajan. Suatu hari Rasulullah Saw berkata menegur dengan lembut seorang anak yang bernama Abddullah Bin Abbas : Wahai Gulaam. Wahai anak kecil. Ucapkanlah Bismillah. Makanlah dengan tangan kanan. Dan makanlah dari yang terdekat. Untuk mengajarkan anak kecil ini tentang adab – adab makan. Dan usia beliau sekitar 6 – 10 Tahun kala itu.

KETIGA.

As Syabaab atau Al Fataa. Artinya Milenials atau anak – anak muda. Kisaran usia ini adalah sekitar 10 – 39 tahun. Disaat inilah usia – usia produktif untuk menentukan arah diri. Masa depan mau kemana. Hidup mau diukir seperti apa. Otak mau diisi apa. Kaki mau melangkah kemana. Mata mau mlek melihat apa. Buku yang akan digilas buku apa. Teman yang akan diakrabi manusia jenis apa dan lain – lain. Kesimpulannya adalah usia ini adalah usia dimana manusia betul – betul dalam persimpangan jalan dan fase penentuan arah.

KEEMPAT. Ar Rijaal. Lelaki sejati kata orang sekarang. Atau lebih hits mungkin dibilang Pria Perkasa. Usia ini dimulai saat usia manusia itu 40 tahun keatas. Dikatakan ia Ar Rijaal diambil dari kata Rijlun dalam bahasa Arab artnya kaki. Yang mengandung isyarat bahwa manuisa usia ini sudah seharusnya berdiri diatas kaki sendiri. Dengan karakter turunannya adalah. Faqih dalam agama, Intelek dan dalam ilmu pengetahuan, Global dalam wawasan, Mandiri dalam ekonomi dan keuangan, Matang dalam mental, Layak dipermukaan, Pantas dipentaskan, sopan dan santun saat berbicara dan berpenampilan. Hadirnya ditunggu – tunggu dan dirindukan. Matang dalam sikap dan bijak dalam mengambil setiap keputusan, kematian selalu dalam bayangan, akhirat pusat orientasi semua aktivitas dan amalan, kulitas amal ibarat minyak tin dan zaitun, semakin tua kualitas minyaknya semakin baik. Dan seterusnya dan seterusnya.

=====================================

Akan tetapi, yang akan kita ulas adalah peran generasi ketiga. Mereka adalah para milenials atau anak – anak muda.

Kita akan menghimpun peranan anak muda dalam mengukir lembaran – lembaran sejarah baik dari Al Qur’an, Hadist Rasulullah shalallahu alaihi wasallam, Buku – buku para Ulama dan Tokoh – tokoh pembaharuan baik dalam dunia Islam atau peradaban Barat dan Tiongkok.

Anak muda kadang dinamai Allah SWT dalam Al Qur’an Al Fityah. Seperti dalam surah Al Kahfi ayat yang ke 10 dan ayat 14.

Ingatlah Muhammad, ketika para pemuda itu mencari perlindungan kedalam gua. Lalu mereka bermohon : Ya Tuhan kami berikanlah kami Rahmat ( kasih sayang ) dari sisiMu. Dan berikanlah kami petunjuk ( jalan keluar ) atas usrusan kami ini. ( Al Kahfi : 10 )

Kisah Anak muda ini diangkat dalam lembaran Al Qur’an karena mereka lebih memilih berkhalwat dengan Rabb mereka dalam gua yang durasinya Allah SWT sendiri yang menentukan. Yaitu selama 309 tahun, daripada harus mengikuti Aqidah seorang raja zalim dan masyarakat yang rusak berat di kota kecil di Negara Yordania saat ini. Saat Jamaah Tabligh yang sedang khuruj di Indonesia selama 4 bulan menyempatkan diri datang ke Ujungbatu. Dan salah seorang mereka menemui kami di Panti Asuhan Muhammadiyah Zaid Bin Tsabit Ujungbatu dengan ditemani oleh Amir makomi Tabligh Ujungabtu Bapak Abdul Gani Hafizhohullah. Beliau menggunakan bahasa Arab fushah menceritakan Ashabul Kahfi bahwa peristiwa bersejarah itu berada di Negaranya di Yordania.

Kemudian begitu juga tentang lapisan sejarah yang lebih dahulu sebelum Ashabul Kahfi yaitu peristiwanya Nabi Nuh Alaihissalam sekrang orang sebut NOAH bersama kaumnya. Saat pembuatan bahtera sudah 100 %. Lalu Allah Sibhanahu Wata’ala berfirman. Wahai Nuh masuklah bersama orang beriman kedalam bahtera itu. Dan masukkanlah binatang berpasang – pasangan.

Saat perintah Allah SWT itu dilaksanakan oleh Nabi Nuh Alaihissalam. Datanglah hujan, angin kencang dan petir. Hujan turun selama 7 hari tujuh malam. Bukan hanya hujan. Air pun berkeliaran dari tanah.

Saat itu Hanya istri dan seorang anaknya bernama Kan’an yang tidak ikut naik Bahtera itu. Adapun ketiga anaknya yang beriman ikut naik keatas Bahtera Nuh. Merek adalah Sam. Ham. Yafidz dan ketiganya adalah anak – anak muda. Dan Ketiga orang inilah nanti yang akan mewakili ras umat seluruh manusia.

Sam. Sam ini memiliki tubuh tinggi, kekar, keriting dan kulitnya hitam. Yang putih hanya gigi dan tulangnya. Inilah ras yang berkembang di Afrika bahkan sampai ke Papua Indonesia. Dan ada informasi bahwa Somalia itu diambil dari kata Sam nenek moyang mereka.

Ham. Ham ini memiliki kulit putih, postur sedang, mata cipit, kulit bersih rambut ikal. Inilah yang menjadi nenek moyang orang Tiongkok. Korea dan Jepang orang – orang Asia Timur secara umum.

Adapun Yafidz ini, dia memilki postur tubuh yang tinggi. Bola mata hitam. Rambut bergelombang, kulit putih dan hidungnya sangat mancung. Inilah nenek moyangnya Arab secara keseluruhan.

Kita lihat kembali, anak muda sangat berperan dalam melukis jalannya sejarah dalam sebuah gelombang peradaban manusia. Keikut sertakan mereka dalam bahtera Nuh AS telah memberi warna – warni dalam variasi ras dan etnis bangsa – bangsa di dunia. Dan mereka ikut serta membuat Bahtera Nuh AS. Keringat anak muda ini berefek pada keberlangsungan kehidupan manusia sampai sekarang. Memang keberlangsungan hidup dan kehidupan ini adalah estafet perjuangan manusia yang berganti dan terus bergulir.

Kita melangkah kepada kisah Nabi Yusuf Alaihissalam. Atau orang Yahudi dan Nasrani menyebutnya Yosef. Itu tidak masalah karena bahasa yang mereka gunakan adalah bahasa Abraham. Atau bahwa Ibrahim Alaihissalam. Beliau masuk dalam tinta emas peradaban Mesir kala itu. Hampir semua agama samawi sepakat tentang keabsahan kisah memalukan itu. Disaat Julaikha atau pendapat sebagian ahli sejarah bernama Ratu Qiftir merayu Nabi Yusuf Alaihissalam untuk menundukkan dirinya dan melampiaskan ledakan birahinya. Nabi Yusuf Alaihissalam menolak ajakan itu setelah melihat Burhan ( peringatan, kode etik ) dari Allah SWT.

Ada ahli tafsir yang mengatakan Beliau melihat ayahnya Yaqub berdiri didepan jendela. Ada yang mengatakan Jibril Alaihissalam muncul di hadapannya. Ada yang mengatakan Bayangan suami Julaikha muncul dihadapannya. Semua tafsir itu tidak masalah. Ada Nash atau dasar masing – masing mufassir. Yang terpenting buat kita adalah muatan pesan dalam kisah tersebut.

Kekuatan Nabi Yusuf dalam menahan syahwat dan birahinya menjadi catatan penting untuk Allah SWT sehingga dimuat dalam satu surah khusus namnya Surah Yusuf.

Karena Allah SWT telah menyiapkan sesuatu yang lebih besar dan bermakna dari kenikmatan sesaat itu. Walupun Beliau harus mendekam dulu dalam penjara selama 7 – 9 tahun demi nama baik sang majikan. Itulah hebatnya keuasaan berperan. Walaupun saksi ahli mengatakan Yusuf Alaihissalam tidak bersalah tetapi tetap Yusuf Alaihissalam juga yang dipenjara.

Setelah kisah berlalu, Allah SWT memiliki cara jitu mengeluarkan Yusuf AS dari heningnya penjara. Itulah Mu’jizat yang mengawali surah Yusuf tentang mimpinya melihat 11 Bintang bersujud kepadanya. Kemampuan meta’wilkan mimpi – mimpi manusia. Yang kemudian menjadi sebab pegantar Beliau ke singgah sana kekuasaan. Menjadi Bendaharawan Mesir dikala itu.

Diusia belia, muda, energik beliau telah mengukir sejarah dalam peradaban Mesir pada saat Kerajaan Qiftir.

Kembali lagi kita kepada peran anak – anak muda yang begitu besar dalam membangun sebuah peradaban.

Kisah berikutnya adalah Para Kader Khoiru Ummah. Sahabat Rasulullah Saw yang begitu banyak diperani kaum Milenial. Unggul dalam Al Qur’an dan Ilmu Tafsir kita kenal bernama Abdullah Bin Abbas. Unggul dalam Hadist Kita kenal dengan Abdullah Bin Umar. Unggul dalam Strategi perang kita kenal nama Usamah. Unggul dalam Administrasi kita kenal nama Zaid Bin Haritsah. Unggul dalam Ilmu Pengetahuan kita kenal Ali Bin Abu Thalib. Radiallohu ‘ Anhum Ajam’iin.

Kita lanjutkan ke kisah Solahuddin Al Ayyubi yang mampu merebut kembali Palestina dari cengkeraman tentara Salib. Sejak direbut kembali Oleh Umar Bin Khattab Radiallohu ‘Anhu pada abad kejayaan islam. Palestina kembali lagi lepas direbut tentara salib sejak banyaknya pertikaian pada Kekhalifahan Abbasiyah di Iraq dan Umayyah di Damskus. Dimasa kekhalifahan Usmaniyyah di Turki. Barulah Palestina kembali ketangan Umat Islam.

Setelah Yahudi berkumpul dari seluruh penjuru dunia di Palestina, mereka menyusun agenda besarnya, The New World Order ( Tatanan Dunia Baru ) mempersiapkan kedatangan Al Masih Ad Dajjal. Dia merangkul semua negara – negara di Dunia. Arab Saudi yang dulunya disebut Hijaz dirangkul lewat Syarif Husen melalui lobi – lobi sekutu Yahudi yaitu Inggris Raya. Merak menjanjikan 7 juta Pound kepada Gubernur Hijaz kala itu Syarif Husen. Asal mau berdiri sendiri. Tanpa ikut aturan Otoman di Turki. Akan tetapi Utusan Inggris / Yahudi ini tidak menyinggung sedikitpun Maslah Khilafah di Turki. Mereka membuat hegemoni politik di Hijaz. Kebetulan Syarif Husen adalah asli Yordania. Dan utusan Inggris telah mempelajari selama 2 tahun tipologi masyarakat Arab secara keseluruhan. Ia dapati Arab ini memiliki ‘Ashobiyah yang tinggi. Lalu dia tawarkan propsal adu domba ini kepada Sayrif Husen dan Al Sa’ud. Dengan waktu dan konten pembicaraan yang berbeda. Singkatnya, KSA ( King Of Saudi Arabia ) teebentuk. Al Saud jadi Raja perdana. Adapun sipenghianat Khilafah diberikan Inggris sebuah daerah miskin di kampungnya Yordania. Itulah balasan bagi pengilhianat Islam. Inilah jawaban mengapa Saudi tidak respek dengan Genosida di Palestina. Tutup mata Maslah Suriah. Apatis dengan Iraq. Karena mereka adalah negara persemakmuran Inggris. Yang mana Inggris adalah CS Yahudi dalam program The New World Order.

Bukan hanya Saudi Arabia. Yahudi Juga melakukan revolusi Iran lewat kader spionasenya Ayatullah Komeni. Yang memiliki sejarah panjang dan afiliasi harga mati dengan Abdullah Bin Saba’. Pendiri Syiah dan founder pemecah belah ditubuh ummat Islam sejak Zaman Rasulullah Saw. Dan puncaknya di era Kekhalifahan Utsman. Ini ada kode keras dari Rasulullah Saw : Wahai Utsman… Engkau akan mendapati fitnah yang sangat besar. Maka bersabarlah. Mereka menghabisi Ahlusunnah di Iran dan Melakukan Syi’ahisasi di Iran dengan paksa dan sistematis. Maka kita melihat tayangan lucu di TV Syiah saat Agresi militer Israel menyerang Palestina dan agresi militer Amerika dan sekutunya Inggris membombardir Iraq awal 2002 lalu. Ahmadi Nejad selalu mengutuk Dan mengecam Israel dan Amerika di media – media Internasional. Tapi.. jangankan nuklir pemusnah massal, roket anti radar. Senapang angin Iran pun tidak berbunyi di Irak dan Palestina walau sekali untuk membantu Palestina dan Irak. Ini adalah pencitraan kawan. Mereka Iparan dengan Paman Sam. Tapi seolah tampil bermusuhan. Untuk membuat Dunia Islam terkecoh, bagi yang belum seberang siapa itu Iran ?.

Kita kembali ke Negri kita Indonesia.

Peran pemuda sangat besar dalam lapisan – lapisan sejarah kita. Akan ada nama bermunculan tokoh – tokoh muda yang memiliki satu Narasi bersama. Merdeka atau Mati. Kita lama merdeka bukan karena anak bangs dulu tidak berjuang. Akan tetapi gelombang imperialis itu terlalu besar. Belum lagi kepentingan Antara beberapa bangsa di negara ini. Saat yang sama yang membuat perjuangan kita berat adalah. Adanya kepantingan Yahudi pada SDA Indonesia. Orang menganggap bahwa VOC itu adalah murni Inisiator nya Belanda. Bukan. Bukan…VOC itu bentukan Yahudi dengan memperalat Belanda. Belanda hanya alat untuk mengeruk kekayaan alam jajahanya walaupun dulun namanya ISDV ( Sejenis Perserikatan Buruh ) pada tahun 1914 . Buktinya Belanda sudah pergi tapi ketergantungan kita dengan PBB tidak ada ujungnya. Kemudian efek residu perang dingin yang melahirkan PKI di Indonesia. Amerika yang berkelahi dengan Soviet dan Jepang kita kena Imbasnya. Itulah resiko kalau kita lama – lama berdiri atau nongkrong dipinggir jalan tol.

Nama nama yang muncul pada perlawanan terhadap imperialis adalah. Soekarno, jangan tanya lagi apa kontribusi makhluk ini sejak muda sampai ia gugur. Masalah persefsi bagaimana ending asli beliau itu bukan point kami. Ada Jenderal Sudirman. Mulut saya terkunci karena filemnya sudah ada. Menjelaskan bagaimana kegigihan Jenderal Sudirman dalam berjuang. Bung Tomo juga. Kalau kita mengunjungi museum Surabaya disana akan dipaparkan siapa beliau dengan detail.

Dan yang Paling terpenting adalah tokoh – tokoh dan inisiator SUMPAH PEMUDA 1928 yang harus kita contoh dan teladani. Flat Form yang Meraka mulai telah menjadi tanah pijakan semua anak bangsa ini untuk berdiri kokoh.

Merak mampu melahirkan Sebuah Bangsa Sebelum Lahirnya Negara.

Adapun pemuda secara Kolektif juga tidak kalah besar perannya. Peran Oragnaisasi Masyarakat yang didirikan oleh KH. Ahmad Dahlan di Kauman. Yogyakarta pada tanggal 18 Nopember 1912 ini ikut andil dalam perjuangan. Ada juga Ortom Muhammadiyah yang ikut terlibat seperti Tapak Suci Putra Putri Muhammadiyah. Ada Hizbul Wathan. Ada Pemuda Muhammadiyah. Ada Nasyiatul ‘Aisyiyah. Semuanya bagian dari bingkai perjuangan para pemuda – pemudi Indonesia.

Dari Yogyakarta kita menyebrang ke Jombang Jawa Timur. Organisasi yang berdiri tahun 1926 didirikan oleh Ulama besar Hadrotus Syaikh KH. Hasyim Asy’ari Berperan aktif dalam pembangunan manusia Indonesia. Dan dalam perjuangan. Ada GP Ansor. Ada Banser dan organisasi sayap NU lainnya sangat besar andilnya dalam gombang peradaban bangsa Indonesia.

Kita pindah lagi ke Banten Jawa Barat.

Ada juga ormas yang didirikan KH. Mas Abdurrahman pada tahun 1916 di Banten Jawa Barat. Bernama Mathla’ul Anwar, Juga melahirkan anak anak muda pemukul beban bagsa. Ia bergerak pada pendidikan, sosial, dan dakwah. Peran Meraka walaupun tidak seperti menjamurnya NU dan Muhammadiyah atau Persis dan Yang lainnya. Sangat diperhitungkan dalam pembangunan manusia Indonesia.

Jika kita lihat diluar negri dan dalam negri banyak pemuda yang melakukan terobosan dalam berbagai bidang. Hasan Al Banna mendirikan Ikhwanul Muslimin di Mesir tahun 1812 pada usianyang masih belia 22tahun.

Ibnu Taimiyah meninggal umur 36 tahun tapi bukunya mengalahkan usianya.

Maulana Ilyas Al Kandahlawi mengafal Al Qur’an dan Hadist Ratusan ribu pada usia yang masih belia, sekitar 10 an tahun. Dan mampu mendirikan Dakwah skala dunia itulah Jamaah Tabligh di India.

Syekh Taqiyuddin An Nabhan mendirikan Hizbut Tahrir di Yordania pada usia belia.

Usamah Bin Laden memiliki usaha Kontruksi dengan keuntungan Triliunan pertahunnya. Sehingga setiap ada tender Masjidil Harom selalu dimenagkan oleh Usamah Corporation.

Bil Gate mampu menciptakan Microsoft setelah di DO dari universitas nya pada usia belum genap 30 tahun. Facebook. Twitter. Instagram. Line. Massenger ditemukan anak – anak muda. Bisnis Digital Di Indonesia didirikan anak muda. Trainer – Trainer di Indonesia didominasi anak – anak muda. 100 pemasar MLM terkaya dipegang anak muda Louis Tendean dari Tianshi. Mungkin sudah disalip oleh ECO Racing, MCI, Klinik, Traveloka, Buka Lapak, Ojol, Garap Dll…

Ini zaman kita tidak tahu siapa pengendalinya. Siapa ownernya. Akan tetapi uang kita, kita serahkan kepadanya dengan suka rela dan tanpa beban. Inilah zaman milenials dan penuh keterbukaan.

=====================================

#ITU_SEJARAH_LAMPAU

#KITA_AKAN_HADAPI_KENYATAAN

Apa yang mesti dilakukan anak muda berikutnya. Anak muda harus menyadari akar sejarah bangsanya. Agar dia tau memposisikan dirinya. Ia adalah molekul – molekul air dalam sebuah gelombang peradaban.

Ia mesti pelajari agamanya dengan baik. Apakah ia Islam, Kristen, Hindu, atau Budha. Agar ia mengerti untuk apa ia diciptakan. Dan bagaimana agar bisa hidup harmoni dalam keberagaman.

Ia mesti menuntut ilmu pengetahuan setinggi mungkin. Baik lewat jalur formal akademis. Atau non akademis. Bisa lewat membaca, ikut seminar, training diskusi dan memanfaatkan media sosial. Sekarang dunia bisa dijelajahi hanya dengan jempol jari saja.

Wajib hukumnya update dalam informasi dan tanggap perubahan. Jika tidak kita akan digilas zaman.

Kita akan bagi era itu untuk memudahkan pemahaman kita.

ERA AGRARIA

Sejak awal tanah Indonesia ini ditemukan pola kehidupan yang ada hanya dari agraria. Tanpa agraria manusia saat inti tidak bisa bertahan hidup. Baik rajanya dan rakyatnya berputar – putar pada satu orbit. Makan. Tanam. Makan. Tanam. Ini terjadi Samapi akhir 70 an. Orang kaya disini ditandai dengan pemilik tanah paling luas. Banyak tanah banyak harta. Dan istilah Juragan muncul diera ini.

ERA INDUSTRI

Diera industri sudah muali dibutuhkan skil. Karena orang sudah mulai shifting dari zaman agraria ke zaman ditemukannya mesin – mesin. Mak dengan sendirinya jika ada mesin tentu butuh tenaga untuk mengoperasikannya. Disaat inilah butuh skil. Ijazah. Dan org kaya era ini bukan lagi juragan. Tapi owner Pabrik. Bahkan juragan sendiri menjual komoditinya ke pemilik pabrik. Inilah Shifting Pertama.

ERA INFORMASI

Setelah semuanya sedemikian canggih, maka dia butuh pasar. Dan cara cepat membangun pasar adalah media. Maka org orang kaya sekarang papan atas adalah para pemasar dan penemu – penemu media. FB. YouTube. Twitter yang mampu menciptakan gombang pasar yang besar. Dan Istilah baru pun bermunculan. Ada admin. Ada YouTubeer. Ada AFTA. Ada Medsos dan lain – lainnya.

Mau tidak mau kita harus mengikuti perubahan – perubahan yang ada. Agar kita bisa tetap berkontribusi untuk agama. Bangsa dan negara kita dengan tepat dan proporsional.

Untuk ulasan berikutnya adalah

===== GELOMBANG KETIGA INDONESIA ====

ANIS MATTA

Perubahan Indonesia ini jika kita lihat terbagi kepada 3 Gelombang Besar.

1. Gelombang Menjadi Indonesia dan segala Instrumen – Instrumen pendukungnya.

2. Gelombang Menjadi Bangsa Dan Negara Moderen.

3. Masyarakat Baru Indonesian

Ketiga Gelombang Ini Insya Allh Akan Tulis Berikutnya.

Tunggu Tulisan Kami Berikutnya.

Ditulis Oleh : Ketua Pengembangan Wilayah Dan Kordinator Dapil DPD Gelora Rokan Hulu

======== Mahyuddin Hasan Harahap =======

LEAVE A REPLY