BREAKING NEWS: Terancam Diberhentikan, 38 Pegawai Pemprov Riau Positif Terindikasi Gunakan Narkoba

0
122

PEKANBARU – Sebanyak 38 pegawai di lingkungan Pemprov Riau positif terindikasi menggunakan narkoba.

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar secara langsung mengumumkan hasil tes urine yang dilakukan BNN Riau tersebut saat apel pagi di halaman kantor Gubernur Riau, Senin (30/12/2019).

Sebelumnya, BNN Riau melakukan tes urine di lingkungan Pemprov Riau secara maraton.

Pertama di Dinas PUPR, kemudian lanjut ke Satpol PP dan Dinas Perhubungan.

Tercatat ada 1.800 pegawai yang menjalani tes akhir pada Desember 2019 ini.

Bahkan saat tes urine di Satpol PP Riau, seluruh pejabat eselon II juga dipanggil untuk menjalani tes urine.

Sepekan setelah tes urine selesai, Gubri Syamsuar pun secara resmi mengumumkan hasilnya.

Cukup mengejutkan, ternyata ada 38 pegawai Pemprov Riau yang positif terindikasi menggunakan narkoba.

Gubri Syamsuar pun mengaku sangat kecewa dengan hasil tersebut. Sebab ia tidak menyangka jika bawahanya ternyata masih banyak yang terindikasi menggunakan narkoba.

Syamsuar mengatakan juga, sekarang sudah ada tim pemberantasan narkoba, yang terdiri dari Polri, TNI, tokoh masyarakat, dan organisasi.

Hal yang membuat miris, sebab Provinsi Riau urutan kelima peredaran narkoba se Indonesia.

“Sangat menyedihkam sekali, sampai anak-anak terlibat narkoba di Riau. Jangan letak geografis Riau yang berdekatan dengan negara tetangga disalahkan. Tapi bagaimana kita meyakinkan diri untuk mau menghindari narkoba,” kata Syamsuar.

Gubri mengatakan, pegawai yang menggunakan narkoba memiliki dampak yang sangat luas.

Tidak hanya menghancurkan masa depannya dan keluarganya, namun juga berpengaruh terhadap pekerjaannya dalam melayani masyarakat.

Sehingga masyarakat pun ikut terkenda dampak dari pelayanan pegawai yang tidak maksimal.

“Kita hanya ingin memperbaiki pelayanan kepada masyarakat. Bagaimana melayani masyarakat, kalau ada pegawai yang narkoba,” kata Syamsuar.

Tes Urine Mendadak

Ribuan pegawai di Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Dinas Perumahan Permukiman (Perkim) Provinsi Riau menjalani tes urine secara mendadak, Senin (16/12/2019).

Mereka kaget ketika dikumpulkan di ruang Aula, sebab tidak ada jadwal kegiatan yang seharusnya dilaksanakan di ruang Aula tersebut.

Pegawai Dinas PU dan Perkim tidak menyangka mereka dikumpulkan di ruang aula ternyata untuk diperiksa urinenya.

Tes urine yang dilakukan BNN Riau di Kantor Dinas PU dan Perkim Jalan SM Amin ini diikuti oleh ribuan pegawai.

Ilustrasi
Ilustrasi

Artikel ini telah tayang di Tribunpekanbaru.com

 

LEAVE A REPLY