Kenapa kalian Caci Lelaki yang memilih jalan Poligami?

0
886

– Heran banget dengan para wanita kurang akalnya yang gemar menyinyirin para lelaki yang akan menikah lagi dengan “menodong” mereka agar menikahi janda-janda tua yang miskin dan banyak anak serta buruk rupa plus hal jelek lainnya.

Lahh, lah. . .

Apa urusannya kalian koq ikut menentukan selera pilihan para lelaki itu, Coba…??

Mau mereka menikahi wanita model bagaimana, itu urusan mereka ; BUKAN URUSAN KALIAN…!!!

Asalkan wanita itu mereka SENANGI (sebagaimana disebutkan dalam Al Qur’an) dan mereka juga dengan sukarela mau ; SELESAI …!

Koq masih nekat-nekatnya kalian men-Judge jika para lelaki yang enggan dengan type yang kalian ‘tawarkan’ itu pasti melakukan nikah lagi dan lagi hanya karena nafsu…

Astagfirullah . . .Mereka menikah itu pasti karena Allah, karena jika bukan karena Allah… Ngapain nikah ..? ZINA AJA LEBIH ENAK…!

Dan mereka menikah itu memang harus pakai nafsu, karena dalam kewajiban suami harus bisa memberi nafkah batin kepada istri-istrinya.
Lahh, Kalau udah gak punya nafsu itu namanya IMPOTE…
Lagian nikah walau 1 bukan poligami gak pakai nafsu apa??

Nahh, Sekarang coba saya ganti bertanya kepada para wanita2 itu :
“Mengapa mayoritas wanita muda hanya mau menikah dengan lelaki muda, sehat, menarik dan bla.. Bla.. Bla ..?

Apa mereka mau menerima lamaran dari seorang lelaki TUA BANGKA, JOMPO, DUDA, MISKIN, BURUK RUPA dan BANYAK ANAK serta JARANG MANDI plus hal jelek lainnya…?!”
Secara fitrah tentu tidak suka, bukan?

Berarti mereka semua itu juga MENIKAH KARENA NAFSU, yaaahhh ….??!!!

Aiiiiihhh …..Memang kalau “KEBENCIAN TERSELUBUNG” terhadap syariat Allah itu akan membuat dada kalian sesak slalu dan hati tak akan pernah tenang, koq. Maka berhati-hatilah mengomentari para pelaku poligami, terutama mereka yang melakukan sesuai syariat!
Jangan kalian campur adukkan hawa nafsu kalian dengan ketentuan syariat Allah! Segeralah bertaubat!

(Copas dari fulan beristri empat dengan sedikit perubahan dari fulanah) – copas berjenjang

LEAVE A REPLY