Pengikut Dimas Kanjeng Yakini Polisi Hanya Tangkap Bayangan Taat Pribadi

0
718

Waras- Pengikut Padepokan Dimas Kanjeng di Probolinggo tampaknya sulit menerima kenyataan Taat Pribadi guru mereka telah ditangkap polisi.

Para santri meyakini orang yang ditangkap polisi adalah bayangan Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Menurut pengikutnya, Taat Pribadi yang asli tengah menunaikan ibadah haji ke Mekkah.

Ribuan pengikut Dimas Kanjeng sampai saat ini masih bertahan di tenda-tenda di seputar padepokan di Desa Wangkal, Kecamatan Gading.

Seorang pengikut Dimas Kanjeng bernama Tugiono (52) warga Sragen Jawa Tengah percaya gurunya kini baik-baik saja dan tidak ditahan di Mapolda Jatim.

“Yang ditangkap itu bayangannya. Guru besar kami sedang menunaikan ibadah haji di Mekkah, beliau baik-baik saja di sana. Kami semua di sini menunggu kedatangan beliau sampai kembali memimpin padepokan,” kata Tugiono kepada sejumlah wartawan saat ditemui di tendanya, Minggu (25/9/2016).

Keyakinan Tugiono juga dipercayai ribuan pengikut lainnya, “Kami sangat yakin kalau guru kami sebelum ada peristiwa penangkapan itu, sudah berada di tanah suci Mekkah. Jadi tidak usah tanya masalah itu lagi mas,” imbuhnya.

Polisi yang masih berjaga di padepokan telah berulang kali meminta para pengikut Dimas Kanjeng untuk membubarkan diri dan pulang ke rumah masing-masing. Namun sampai saat ini permintaan polisi tak digubrik para pengikut.

Kepala Kemenag Kabupaten Probolinggo Bustomi saat dimintai konfirmasi mengatakan dari dua kloter haji dari wilayahnya, tidak tercantum nama Taat Pribadi sebagai jamaah haji tahun 2016.

“Kemarin Sabtu (24/9) kita cek namanya tidak terdaftar di Kemenag Kabupaten Probolinggo untuk jamaah haji tahun 2016. Yang mengatakan dia ada di Mekkah hanya isu belaka. Mungkin hanya orang-orang yang mempercayainya, tergantung keyakinan masing-masing,” ujar Bustomi, seperti dilansir oleh detik.com, Minggu (25/9/2016).

LEAVE A REPLY