Saat UAS di fitnah

0
184

Ini merupakan zaman di mana Allah subhaanahu wa ta’aala menguji orang-orang beriman. Siapa di antara mereka yang mengekor kepada orang-orang kafir, siapa di antara mereka yang emas imannya dan bahkan rela berjihad di jalan Allah subhaanahu wa ta’aala hingga meraih kemuliaan mati syahid.

Fitnah terhadap UAS semakin memantapkan mereka untuk mengikuti UAS dalam pilpres 2019. Bagi mereka, fitnah tersebut semakin membuktikan bahwa UAS telah mengganggu orang-orang jahil. UAS yang mendukung Prabowo-Sandi tanpa meminta jabatan bahkan melarang Prabowo memberikan jabatan sangat mengganggu para bohir.

Para bohir yang gemar berjudi dalam pilpres dan suka menghalalkan segala cara mencoba merusak nama harum UAS. Bukannya busuk, nama UAS malah semakin harum. Sekarang publik semakin cerdas, orang-orang baik memang kerap di fitnah dalam arena politik. UAS tidak pernah menyesal dengan perbuatan benarnya, UAS menganggap ini cobaan kecil-kecilan.

Pembajak akun @saididu barangkali sedang bersedih, pasalnya fitnah mereka gagal total. Fitnah mereka malah semakin menguatkan bangsa ini, kecintaan terhadap malah bertambah. Minggu yang sempat terusik akan berangsur kembali tenang karena UAS tidak emosi sebagaimana harapan pembajak akun @saididu.

Kini mereka akan terus membajak akun-akun yang berpotensi memecah belah bangsa dan umat Islam. Sayangnya, publik hari ini sudah tak mudah diprovokasi, kalaupun ada yang terprovokasi angkanya tak seberapa. Tentu saja perbuatan pembajak tidak boleh didiamkan. Polri harus bergerak cepat akan minggu tenang tidak lagi terusik.

Membajak akun dengan follower jutaan kemudian memfitnah merupakan cara orang-orang berputus asa dan depresi . Jadi para pembajak akun @saididu adalah mereka, setujukah anda?

LEAVE A REPLY